manusia itu layaknya seorang agen yang diutus oleh tuannya ke sebuah planet asing , tentunya untuk mengemban suatu misi. Dan tentunya setelah misi itu selesai ia akan kembali dan melaporkan hasilnya pada tuannya. Tentunya tuannya menginginkan hasil yang terbaik bukan?
Itulah kita manusia yang posisinya sebagai (agen) yang diutus oleh Allah (tuan) ke sebuah planet yang bernama BUMI untuk suatu misi/tugas tertentu, dan kelak kita akan kembali pada Tuan kita untuk memberikan laporan pertanggungjawaban dari perjalan kita di planet ini, apakah hasilnya baik atau buruk?
karena itu, sudah layaknya sebagai agen terpilih kitalah yang menaklukkan lahan (bumi) ini, bukan sebaliknya kita yang ditaklukkan oleh lahan (kondisi). jangan terpaku pada keadaan yang ada, tapi rubahlah. bukan keadaan yang merubahmu, tapi kamulah yang merubah keadaan. Jadilah agen of change!
Hingga pada akhirnya, kita akan kembali pada tuan kita membawa report yang memuaskan dari hasil perjalanan kita.
Itulah kita manusia yang posisinya sebagai (agen) yang diutus oleh Allah (tuan) ke sebuah planet yang bernama BUMI untuk suatu misi/tugas tertentu, dan kelak kita akan kembali pada Tuan kita untuk memberikan laporan pertanggungjawaban dari perjalan kita di planet ini, apakah hasilnya baik atau buruk?
karena itu, sudah layaknya sebagai agen terpilih kitalah yang menaklukkan lahan (bumi) ini, bukan sebaliknya kita yang ditaklukkan oleh lahan (kondisi). jangan terpaku pada keadaan yang ada, tapi rubahlah. bukan keadaan yang merubahmu, tapi kamulah yang merubah keadaan. Jadilah agen of change!
Hingga pada akhirnya, kita akan kembali pada tuan kita membawa report yang memuaskan dari hasil perjalanan kita.
terinspirasi dari buku 'muslimunot'
'Menjadi Muslim
Menjadi astronot di Bumi'
Husain Matla.
'Menjadi Muslim
Menjadi astronot di Bumi'
Husain Matla.
Komentar
Posting Komentar