Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2010

Refleksi Hari Guru Nasional “Ketika Pendidikan di Anak Tirikan”

Sungguh miris, itulah kata yang pertama kali terlontar ketika melihat kondisi kehidupan guru yang di tayangan di salah satu stasiun televise swasta. Bagaimana tidak, di tengah maraknya ucapan ‘Selamat Hari Guru Nasional’ kita dihadapkan pada kenyataan masih banyaknya kondisi tenaga pengajar (guru) yang memprihatinkan, khususnya dari sisi tingkat kesejahteraan ekonominya. Memang tidak semua guru kondisinya memprihatinkan, tapi pada faktanya kita masih banyak menemukan tenaga pendidik ini kehidupannya belum sejahtera. Dalam sebuah berita di daerah Sulawesi Utara ada seorang guru yang harus bekerja sampingan sebagai tukang ‘becak motor’ untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya. Sungguh fakta yang sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, ditengah perjuangan keras seorang guru untuk mencerdaskan anak bangsa, di sisi lain ia juga masih harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Pertanyaannya, “Dimana jaminan untuk kesejahteraan guru, siapa yang seharusnya me...