Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Jatuh cinta itu rasanya....GEDUBRAAAK!

Pernah ga ngerasain yang namanya jatuh cinta??? Kalo pertanyaan ini dilempar ke semua ibu2 yg lagi sibuk nawar sayur n ikan di pasar, ato mbak2 yang lagi ngantri bensin di SPBU, gue yakin 99% jawaban mereka adalah PERNAH, yang sisanya 1% lagi gak tau deh hehehe... Yupz yang namanya jatuh cinta alias falling in love ini disebabkan oleh virus merah jambu. Virus ini punya kemiripan dengan virus penyebab flu, ya miripnya bisa nyerang siapa aja siapa aja dan kapan aja. bedanya klo virus influenza bisa bikin bersin2, nah virus merah jambu ini bikin senyum ^_^ Hayyyoooo...pasti udah ada yg siap2 protes jatuh cinta disama-samain sama flu. Eiittsss, dilarang protes dengan cara dan bentuk apapun, suka2 gue donk yg nulis #nyengir lebar Nah ngomong2 soal jatuh cinta. Gue juga pernah jatuh cinta. Entah jatuh cinta pada pandangan pertama, kedua, ketiga, gak tau deh. Pokoknya gue jatuh cinta, dan rasanya itu....ngeGubraaaak banget. Kapan...??? Dulu waktu SMA. koq bisa?? Ya bisa lah, kan gu...

Penulis Galau

D ulu waktu masih SMA, sukaaaaaa benget yang namanya nulis. Pokoknya gak ada malam terlewatkan tanpa menulis. Walaupun tulisannya gak ada yang kelar – kelar hehehe…. Ingat banget kenangan bareng teman – teman di asrama putri SMA Plus Berau (sekarang jadi SMA Negri 4 Berau). Setiap habis solat isya dan sudah beres ngerjain Pe Er, kami akan ambil buku tulis kesayangan masing – masing   yang sudah dipenuhi cerita – cerita fiktif yang gak pernah kelar alias gak ada endingnya. Lalu dengan posisi suka – suka, ada yang duduk, tiarap sampe ada yang telentang segala sangking nyari inspirasinya buat ngelanjutin tulisan kamarin malam, atau untuk dapet ide cerita baru. Soalnya dah mandeg sama cerita yang udah dibuat… BLANK Kami paling suka nulis cerpen, fiktif tentunya. Berbeda dengan teman – teman yang lain, saya lebih terobsesi untuk menulis sebuah n...

CINTA YANG MENGALIHKAN DUNIA

Apakah kita orang yang sibuk? Mari kita cek akttivitas kita sepanjang hari ini. Jika sudah, mari kita ingat   satu dua atau tiga hari yang lalu. Atau bahkan dalam satu minggu ini. Apa yang kita rasakan? Apakah kita pernah merasakan hari – hari kita begitu sibuk, waktu kita seakan terlalu sempit untuk menyelesaikan berbagai urusan – urusan kita. Sampai – sampai kadang terpikir seandainya waktu kita dalam sehari bisa lebih panjang. Seandainya ada tambahan hari lain selain hari senin – minggu. Ya itulah yang sering kita rasakan. Kita merasa sangat sibuk, bahkan kadang kita sendiri tidak tahu kesibukan apa yang sedang kita jalani. Sedih rasanya melihat seseorang yang memiliki waktu yang sama dengan kita, yakni 24 jam. Namun aktivitasnya sangat jauh berbeda dengan kita. Disaat kita merasa terhimpit oleh tumpukan pekerjaan yang   tak ada selesainya, sehingga tak jarang berujung pada stress. Di saat yang sama orang lain bisa menyelesaikan tugasnya dengan tuntas, masih sempa...

Andai Hati ini Rumahku

Ya Allah, Andai hati ini sebuah rumah Maka beri aku kekuatan untuk selalu menjaganya Dari yang tak berhak memasukinya Selalu menjaga kebersihannya, dari maksiat yang dapat menodainya Ya Allah, jika hati ini adalah sebuah rumah Maka jadikan ketaatan pada-Mu menjadi sebaik – baik penjaganya Keikhlasan menjadi penghiasnya Kecintaa pada –Mu menjadi cahaya penerangnya Ya Allah jangan biarkan ia gelap karena maksiat kepada-Mu Ya Allah, hatiku adalah rumahku Maka berikan aku kemampuan untuk memilah Mana yang harus aku masukkan ke dalamnya Dan mana yang harus aku keluarkan darinya Agar hati ini selalu terasa lapang Ya Allah, Engkau sebaik – baik penuntunku untuk terus   menata hati ini Ya Allah, ternyata hatiku adalah rumahku Maka suatu saat nanti….berikanlah ia pada seseorang Yang   terbaik untuk memiliki dan merawatnya ***Amiin*** Saturday, September 20, 2014 By : Ridha Greenly

Inspirasi Hari Ini : Jumat, 18 Juli 2014

Pagi tadi waktu saya lagi siap – siap ke sekolah, terdengar ada yang sedang memanggil, “Bu….ibuuuu….!” saya tahu bukan saya yang dipanggil, tapi iseng saya tengok lewat jendela yang kebetulan dekat dengan tempat saya sedang berdiri ngaca. Ternyata, suara itu berasal dari seorang bapak yang sedang memanggil – manggil ibu di samping rumah saya. Tapi si empunya rumah gak keluar – keluar juga, “mungkin masih tidur.” Pikirku Si bapak tampaknya masih enggan beranjak, sesekali terdengar suaranya memanggil – manggil kembali. Penasaran membuat saya kembali menyingkap tirai, pengan tau si bapak mau ngapain sih. Baru nyadar, ternyata saya kepo juga ya heheheee…. Saya lihat si bapak meletakkan karung yang dibawanya di atas bangku panjang milik si ibu. Sambil menunggu si bapak mengeluarkan isi karungnya dan menatanya. Ternyata isinya kacang panjang dan cempedak. Saya keluar rumah dan menengok ke arah tempat parkir, dan ternyata motor si ibu yang dari tadi dipanggil – panggil tid...