Pernah ga sih kamu kesulitan saat ingin menulis sesuatu? Merasa bingung mau memulai dengan kata – kata apa. Atau sebaliknya, lagi asik nulis suatu cerita, eh tiba di pertengahan cerita malah ngerasa ngambang terus bingung mau dibawa kemana nih ending ceritanya. Aku juga ngerasain hal itu loh. Dan ternyata, ada banyak orang di luar sana yang punya kesulitan yang sama saat membuat tulisan. Ada yang sulit mengawali, ada pula yang sulit mengakhiri ceritanya. Nah, bersyukur banget nih malam ini aku berkesempatan untuk hadir di acara “Ngobrol Santai bersama Penulis Ibukota”. Acara yang disponsori dan dimotori langsung oleh Book & Café Nunukan. Gak nangung – nanggung, acara ngobrol santai ini menghadirkan 3 pembicara yang sudah malang melintang di dunia tulis menulis. Sebut saja bapak Masri Sareb Putra, penulis 106 judul buku, salah satu dosen Universitas Multimedia Nusantara. Kemudian ada kang Pepih Nugraha, wartawan kompas 1990 – 2016, pendiri Kompasiana.com dan Pepnews. Dan...
Guru Abad 21 Untuk Generasi 4.0 Revolusi industri keempat atau industrial revolution 4.0 kini menjadi perbincangan banyak pihak. Berbagai kalangan pemerintah, industri dan perusahaan mengerahkan segala persiapan untuk menghadapinya. Namun, apa sebenarnya revolusi industri 4.0 itu? Dan apa dampaknya bagi generasi masa depan? Klaus Schwab adalah orang yang pertama kali mengenalkan istilah revolusi industri 4.0 pada pertemuan Word Economic Forum 2016 lalu. Ia memaparkan bagaimana kini revolusi teknologi sedang berlangsung dan mengaburkan batas antara fisik, digital dan biologis. Atau sederhananya, revolusi industri keempat adalah bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan, otomatisasi dan internet saling mempengaruhi kehidupan manusia. Mesin, Robot dan kecerdasan buatan perlahan namun pasti semakin banyak digunakan untuk menggantikan peran manusia dalam pekerjaan, terutama untuk pekerjaan – pekerjaan yang sifatnya repetitif (berulang), khususnya di dunia industri. Sebut saja Am...