Apakah kita orang yang sibuk?
Mari kita cek akttivitas kita sepanjang hari ini. Jika sudah,
mari kita ingat satu dua atau tiga hari
yang lalu. Atau bahkan dalam satu minggu ini. Apa yang kita rasakan? Apakah
kita pernah merasakan hari – hari kita begitu sibuk, waktu kita seakan terlalu
sempit untuk menyelesaikan berbagai urusan – urusan kita. Sampai – sampai
kadang terpikir seandainya waktu kita dalam sehari bisa lebih panjang.
Seandainya ada tambahan hari lain selain hari senin – minggu.
Ya itulah yang sering kita rasakan. Kita merasa sangat sibuk,
bahkan kadang kita sendiri tidak tahu kesibukan apa yang sedang kita jalani.
Sedih rasanya melihat seseorang yang memiliki waktu yang sama
dengan kita, yakni 24 jam. Namun aktivitasnya sangat jauh berbeda dengan kita.
Disaat kita merasa terhimpit oleh tumpukan pekerjaan yang tak ada selesainya, sehingga tak jarang
berujung pada stress. Di saat yang sama orang lain bisa menyelesaikan tugasnya
dengan tuntas, masih sempat untuk tilawah bahkan menulis sesuatu yang
bermanfaat bagi orang lain, serta menikmati sisa – sisa waktunya di penghujung
hari.
Maka, disaat itulah kita sempatkan untuk bertanya pada diri
kita…
Ada apa dengan saya?
Duduklah sejenak setelah solat…lupakan dulu urusan kita yang
belum selesai.
Hati adalah rumah kita….
Mari kita tengok taman hati kita, ternyata taman hati kita
sudah gersang. Sudah lama kita tak punya waktu untuk menyiram taman hati ini.
Zikir, tilawah, tholabun ilmi yang biasa kita gunakan untuk menyiram taman hati
ini sudah lama kita lalaikan. Pantaslah taman hati ini menjadi gersang,
bunganya layu tanahnya pun kering kerontang. Tak ada lagi keindahan di sana…
Hati adalah rumah kita …. Mari kita masuk ke dalamnya
Masya Allah… Begitu berantakannya hati ini. Lama sudah kita
tak menyempatkan waktu untuk membersihkannya dengan muhasabah, menghisab diri.
Begitu kotor, berdebu…noda disana – sini…dan betapa gelapnya
hati ini.
Kita tak pernah menyediakan waktu untuk membersihkan hati ini
dengan istighfar, maupun meneranginya dengan zikrullah.
Ayolah sahabat… mari kita kosongkan waktu di sela – sela
aktivitas kita untuk menata hati ini, untuk menghisab diri ini. Kosongkan
waktumu, bukan menunggu waktu kosongmu…
InsyAllah…dengan
selalu menyertakan Allah di setiap aktivitas kita, maka Allah akan melapangkan
hati kita, melapangkan hari – hari kita
dan ada berkah di tiap langkah – langkah kaki kita. Amiin.
Biarkan
kecintaan kita pada-Nya mengalihkan dunia. Sehingga bukan lagi dunia yang
mengalihkan kecintaan pada-Nya.
Komentar
Posting Komentar