Langsung ke konten utama

Belajar YES, berjuang OKE !!!

Nggak seperti di sekolah, kehidupan anak kampus memang punya warna tersendiri. Selain sibuk kuliah n praktek, mahasiswa juga sering sibuk dalam seabreg kegiatan atau orgaisasi social (tapi banyak juga lho mahasiswa yang Cuma study oriented) nah dari seabreg aktivitas ini, ga sedikit juga yang terperosok dalam ‘geng’ kampus yang bikin pikiran n tingkah mereka jadi kacau balau Gubraaaaaaakzzz…!!!

Mahasiswa sebagai Agen of Change…!!!

Nah mahasiswa seperti ini yang seharusnya dibutuhkan bangsa ini, dan dibutuhkan umat, yang menjadi agen perubahan untuk kehidupan yang lebih baik.

Orang sering mengatakan bahwa mahasiswa itu agen of change atau agen perubahan. Artinya, setiap perubahan yang terjadi di masyarakat, baik perubahan itu parsial atau secara total mesti melibatkan para calon intelek ini, (amiin…amin heheee)

Nggak percaya? Coba dech kita flashback lagi perjuangan bangsa ini. Mulai dari deklarasi Sumpah Pemuda, kasus Rengas Dengklok, kasus pergantian rezim dari orde lama ke orde baru, kasus penghapusan aturan larangan jilbab, maka kamu pasti akan melihat mahasiswa adalah motor penggeraknya. Demikian juga mungkin kita masih ingat jatuhnya rezim Orde Baru, yang diawali oleh rentetan aksi massa sejumlah elemen mahasiswa di Jakarta dan daerah lainnya.

So, menjadi agen of change bagi sosok mahasiswa adalah suatu keniscayaan, namanya aja mahasiswa. Anak – anak muda terpelajar yang dianggap punya sense of crisis plus kamampuan mengidentifikasi berbagai masalah yang sedang dihadapi masyarakat dan bagaimana solusinya (bukan Cuma mahasiswa social politik aja lho yang harus peka terhadap kondisi masyarakat…tapi seluruh mahasiswa. Termasuk mahasiswa jurusan mesin sekalipun heheheeee…). Sehingga wajar kalo mereka menjadi pioner dalam setiap perubahan di masyarakat.

Suerrrrr!!! Itulah mahasiswa yang benar-benar ‘mahasiswa sejat’ (sejati bukan berarti ga lulus2 lhooo..!) mereka ga cuek bebek terhadap persoalan masyarakat. Mereka perduli terhadap kedzaliman yang terjadi di masyarakat misalnya ( katika kenaikan BBM salah satunya atau kenapa Indonesia kaya tapi rakyatnya justru kebanyakan hidup di bawah garis kemiskinan de el el…). Mereka menginginkan perubahan di masyarakat. Perubahan dari masyarakat yang tidak beradab menjadi masyarakat beradab, dari sekuler menjadi masyarakat yang menerapkan islam secara kaffah.

Tentu semua ini dengan penuh kesadaran bahwa perubahan ini tidak mungkin terjadi begitu saja tanpa ada pergerakan (pergerakan bukan berarti harus anarkis loh…) apalagi bagi para calon2 intelek ini, perubahan bukan zamannya dengan otot tapi dengen otak! Yupz…ditangan mahasiswa dan para remaja yang merupakan bagian dari masyarakat memang sudah selayaknya menjadi pioneer perubahan itu. Terkait dalam masalh ini, Allah SWT berfirman :

“ Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu merubah sendiri apa yang ada dalam diri mereka” (Qs. Ar-ra’du :11)

Awas terjebak !!!

Masalahnya sekarang, nggak sedikit lho para mahasiswa yang hanya ngandalin idealisme dan semangat aja tanpa peduli ideology atau akidah yang menjadi asas pendorong perubahan itu. Merekapun terjebak dan tidak sadar bahwa apa yang mereka lakukan itu tidak sesuai dengan akidah yang dianut. Ujung2nya tidak sedikit mahasiswa yang manut mengikuti arahan tokoh2 sosialis dan liberal ketika berbicara tentang perubahan.

Makanya pren, nggak aneh kalo banyak mahasiswa ngidolain tokoh2 ‘kiri’ atau sosialis seperti Che Guevera, Lenin, Stalin, Karl Marx atau tokoh2 liberal seperti hasan hanafi, Mohammad arkoun, Nurcholis Madjid, de el el. Pikiran2 mereka dianggap brillian, modernis, dan nggak ketinggalan zaman hingga menjadi rujukan dan pemantik perjuangan sebagian mahasiswa.

Padahal kita tahu bahwa orang2 sosialis memiliki pandangan bahwa agama adalah candu yang akan merusak masyarakat. Mereka menjadikan akal yang hampa dari ajaran agama yang menjadi rujukan untuk membina aturan2 hidupnya.

Sedangkan orang2 liberal sekuleris punya pandangan bahwa masah agama mesti dipisah dari kehidupan (Negara). Katanya, agama itu masalah pribadi, yang aplikasinya atau penerapannya terserah kepada masing2 individu. Negara nggak layak mengaturnya. So, mereka menentang formalitas agama dalam kehidupan sehari – hari. Makanya wajar kalo kita lihat Ahmadiyah n banyak aliran sesat yang ga abiz2 muncul di negri ini, atau orang mau ganti2 agama setiap hari silahkan, toh Negara ga berhak melarang. Na’udzubillah..

Ide sosialis maupun ide liberal ini banyak digandrungi sebagian mahasiswa islam, jelas ini bertentangan dengan akidah islam yang shohih. Islam bukan Cuma agama tapi sebuah ideology (pandangan hidup) yang kemudian memancarkan seperangkat aturan2 untuk mengatur dan memecahkan seluruh problematika dalam kehidupan manusia.Islam tidak bias dipisahkan dengan kehidupan dunia sebagaimana pendapat orang2 sekuler. Jadi kalo kita mau hidup manjadi umat yang terbaik seperti yang digambarkan Allah dalam Qs. Ali-Imron : 110, maka kita harus hidup dan mau diatur dengan aturan Allah yang menciptakan kita.

Nah, bagi kamu2 yang pengen jadi aktivis yang diridlai Allah, hati2 plus teliti. Artinya teliti sebelum memilih suatu gerakan. Istilahnya jangan beli kucing dalam karung. Itu penting, sebab bila salah pilih, kamu bias celaka karena teracuni ide2 menyesatkan. So, waspadalah!!!

Yupz pren, jadikan kampus sebagai tempat buat belajar dan berjuang demi kemuliaan islam. Bumi Allah itu luas, dan lihatlah ke sekelilingmu, masih banyak hamparan ladang dakwah yang harus kamu garap.

" Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, karena kamu menyeru kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah...." (QS. ali Imron :110)

Wallahu a’lamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulailah Menulis!

  Pernah ga sih kamu kesulitan saat ingin menulis sesuatu? Merasa bingung mau memulai dengan kata – kata apa. Atau sebaliknya, lagi asik nulis suatu cerita, eh tiba di pertengahan cerita malah ngerasa ngambang terus bingung mau dibawa kemana nih ending ceritanya. Aku juga ngerasain hal itu loh. Dan ternyata, ada banyak orang di luar sana yang punya kesulitan yang sama saat membuat tulisan. Ada yang sulit mengawali, ada pula yang sulit mengakhiri ceritanya. Nah, bersyukur banget nih malam ini aku berkesempatan untuk hadir di acara “Ngobrol Santai bersama Penulis Ibukota”. Acara yang disponsori dan dimotori langsung oleh Book & Café Nunukan. Gak nangung – nanggung, acara ngobrol santai ini menghadirkan 3 pembicara yang sudah malang melintang di dunia tulis menulis. Sebut saja bapak Masri Sareb Putra, penulis 106 judul buku, salah satu dosen Universitas Multimedia Nusantara. Kemudian ada kang Pepih Nugraha, wartawan kompas 1990 – 2016, pendiri Kompasiana.com dan Pepnews. Dan...

Muhammad al-Fatih Secrets Revealed!

Bisyarah adalah sebuah kabar gembira yang Allah turunkan kepada ummatnya, baik melalui al-Qur’an ataupun melalui ucapan rasulullah. Bisyarah adalah perlambang janji Allah dan menjadi penyemangat kaum muslim selama berabad-abad lamanya, keyakinan akan janji ALlah ini terpatri kuat di dalam jiwa kaum muslim dan menjadi harapan ditengah-tengah kepuusasaan, menjadi pengingat dalam kealpaan dan menjadi sebuah sumber energi yang tidak terbatas sampai kapanpun juga. Dengan bisyarah inilah kaum muslim berjuang dan menorehkan tinta emas dalam sejarah peradaban dunia. Salah satu bisyarah yang dapan menginspirasi setiap muslim adalah bisyarah rasulullah yang disampakan oleh Abdullah bin Amru pada shahabat: فقال عبد الله بينما نحن حول رسول الله صلى الله عليه وسلم نكتب إذ سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم أي المدينتين تفتح أولا قسطنطينية أو رومية فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم مدينة هرقل تفتح أولا يعني قسطنطينية Abdullah bin Amru bin Al-Ash berkata, “bahwa ketika kami duduk di sekeliling Rasulul...

AYO JADI BINTANG!!!

Yang saya maksud di sini bintang beneran lho, bukan bintang film, bintang iklan,bintang kelas dan sejenisnya. Yang kayak gitu mah lewaaaaaaat…ga perlu di pikirin. Yang kita omongin dimaksud disini adalah BINTANG beneran. Yang ada nun jauh di langit sana. Truz, hubungannya dengan kita??? Nah ini dia nich : Sebenarnya, bintang – bintang itu nggak Cuma ada di langit lhooooo… Di bumi juga ada koQ Bintang – bintang yang bersinar karena kemilau iman di dadanya Bintang yang bersinar karena kemilau ahlaknya Bintang yang bersinar karena ketinggian ilmunya Bintang yang berisnar karena paling bermanfaan bagi sesam a Ayo bersiap menjadi salah satu dari bintang – bintang itu, teruslah bersinar…. Jadilah bintang sejati yang meneramgi orang – orang di sekelilingmu “ (yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki – laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan disebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka), pada hari ini ada berita untukmu, (yaitu...