Langsung ke konten utama

Menuju Ridha Allah

Sesaat setelah rohku berpisah dengan jasad
Aku mulai menjalanai kehidupan yang baru,
Apakah aku dapat tersenyum menjumpai malaikat yang memberikan salam kepadaku :
Wahai Anak Adam , engkaukah yang meninggalkan dunia
atau Dunia yang meninggalkan mu?
Wahai anak Adam engkaukah yang merengkuh dunia,
atau dunia yang merengkuhmu?
Wahai anak Adam Engkaukah yang mematikan dunia,
atau dunia yang mematikanmu?

Ketika jasadku digeletakkan menunggu untuk dimandikan,
Mampukah aku tegar menjawab pertanyaan-pertanyaan-
yang diajukan malaikat kepadaku:
Wahai anak Adam , dimanakah tubuhmu yang kuat itu,
mengapa kini engkau tidak berdaya?
Wahai anak Adam dimanakah lisanmu yang lantang dulu,
mengapa kini engkau terdiam?
Wahai anak Adam , dimanakah orang-orang yang mengasihimu,
mengapa kini mereka membiarkan mu tergeletak sendirian tanpa daya?

Sewaktu mayatku dibaringkan diatas kain kafan, siap dibungkus,
mampukah aku menuruti apa yang dikatakan malaikat :
Wahai Anak Adam bersiaplah engkau pergi jauh tanpa membawa bekal!
Wahai anak Adam , pergilah dari rumahmu dan jangan kembali!
Wahai anak Adam , naikilah tandu yang tidak akan pernah
engkau nikmati lagi setelah itu!

Tatkala jenazahku dipikul diatas keranda,
sanggupkah aku bersikap anggun seperti seorang raja yang ditandu prajurit ,
ketika malaikat berseru kepadaku :
Wahai anak Adam , bahagialah engkau
apabila engkau termasuk orang-orang yang bertobat.
Wahai anak Adam , berbahagialah engkau
apabila selama didunia engkau selalu taat pada perintah Allah dan Rasul-Nya
Wahai anak Adam , berbahagialah engkau
apabila yang menjadi teman abadimu dialam kubur adalah Ridha Allah,
celakalah engkau apabila teman abadimu Murka Allah.

Ketika aku dibaringkan untuk di Shalati,
akankah diriku mampu bersikap ‘manis’ tatkala malaikat berbisik ditelingaku :
Wahai anak Adam , semua perbuatan yang engkau lakukan akan engkau lihat kembali
Wahai anak Adam , apabila selama ini engkau tenggelam-
dalam amal shaleh maka bergembiralah
Wahai anak Adam, apabila selama ini engkau tenggelam
dalam kemaksiatan menuruti nafsu,
maka sambutlah penderitaan akibat keenggananmu mengabdi kepada_Nya!

Sewaktu jasadku berada ditepi kubur siap untuk diturunkan keliang Lahat, akankah lidahku kelu menjawab pertanyaan malaikat yang berbisik lirih :
Wahai anak Adam , kedamaian apakah yang engkau bawa-
untuk menempati rumah cacing ini?
Wahai anak Adam cahaya apakah yang engkau bawa
untuk menempati rumah yang gelap ini?
Wahai anak Adam, siapakah temanmu yang engkau ajak
menemanimu dalam penantian panjang ini?

Tatkala aku sudah diletakkan di liang kubur,
masih mampukah aku tersenyum-
menjawab ucapan selamat datang yang disampaikan bumi kepadaku :
Wahai anak Adam , ketika berada dipunggungku engkau bergelak tawa,
kini setelah beraga diperutku apakah engkau akan tertawa juga?
Ataukah engkau akan menangis menyesali diri?
Wahai anak Adam , ketika berada di punggungku engkau bergembira ria ,
kini setelah berada di perutku apakah kegembiraan itu masih tersisa,
ataukah engkau akan tenggelam dalam duka nestapa?
Wahai anak Adam , ketika berada di punggungku engkau bersilat lidah,
masihkah kini engkau “bernyanyi”
ataukah engkau akan diam membisu seribu bahasa bergelut dengan penyesalan?

Setelah aku sendiri terbujur kaku dihimpit bumi tanpa daya dalam liang lahat,
sementara sanak keluargaku beserta teman-teman karibku pulang kerumahnya masing-masing , akankah kecemasan menguasai diriku ketika Allah SWT berfirman :”Wahai hamba-Ku , sekarang engkau terasingkan sendirian.
Mereka telah pergi meninggalkan engkau dalam kesempitan dan kegelapan.
Padahal dulu engkau membangkang tidak mau taat kepada-Ku semata-mata untuk kepentingan mereka. Balasan apa yang engkau peroleh dari mereka?
Masih pantaskah engkau mengharapkan surga-Ku?”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is me....

Huppppzz...hari ini kuliah cuma setengah hari mata kuliah perencanaan produksi. Biasalah dosen pada sibuuuuuuuuuk.... Ya udah dech pulang ke kost. Daripada cuma bengong kayak sapi ompong akhirnya ni tangan gatel juga buat utak atik laptop N jadilah blog ini. jadi kalo banyak kekurangan maaf dech, namanya juga baru belajar heheeee... Aku sengeja buat blog ini buat menyalurkan hobby nulis - nulis ( walaupun tulisanya masih ga bagus) soalnya disini aku bisa ngungkapin apa yang ada di pikiranku, entah itu aku lagi seneng, kesal, sedih atau lagi ingin beropini ya disinilah tempatku. Pokoknya disini aku bisa CurHat N CurPik dech..

Inspirasi Hari Ini : Kamis, 17 Juli 2014

Jam mengajar seperti hari – hari sebelumnya, setelah selesai bercuap – cuap menjelaskan materi pelajaran. Saya menuliskan rangkuman pelajaran di papan tulis untuk di catat oleh anak – anak. Tidak banyak, hanya lima baris kalimat. Tak tega rasanya membuat mereka terlalu banyak menulis, selain kasihan tangan mereka sakit saya juga khawatir mereka jadi cepat bosan. Entah karena masih dalam masa transisi dari kelas 1 ke kelas 2, atau karena sudah cukup lama libur membuat mereka jadi lebih lambat menulis dibanding saat mereka di kelas 1. Untuk menyiasatinya, saya memberikan batas waktu mereka dalam menulis, sehingga mereka termotivasi untuk adu cepat menulis, tentu saja saya tetap menekankan anak – anak untuk menjaga kerapian tulisannya. “Tujuh menit lagi….” Ucap saya sembari melihat jam tangan saya, yang sebenarnya tidak benar – benar saya perhatikan waktunya. “Whaaaaaa…” terdengar siswa saya mulai tidak sabar menyelesaikan tulisannya. Tak lama kemudian, “Lima me...

Seks Bebas Remaja, Nggak banget dech!

Maraknya kegiatan remaja sekarang dalam melakukan seks bebas di nengri ini nggak kepalang tanggung. Nggak cuma di kota aja lho, di kampung2 pun 'ritual' ini sudah menjadi hal yang banyak ditemukan kasusnya. Dua orang wanita hamil oleh satu laki2, atau seorang wanita hamil tapi nggak tahu lelaki mana yang menghamilinya. Yupz, parah banget kan pren?! Bahkan kasus2 seperti ini terjadi mulai dari kalangan masyarakat bawah sampai artis N pejabat sekalipun. Bahkan ada artis yang nggak malu2 nyatain kalo dirinya sedang hamil walaupun belum menikah (urat malunya udah putus kali yeeeeeeee) Penyebab maraknya gaya hidup seperti ini salah satunya adalah 'bergentayangannya' tontonan2 yang mengundang syahwat di media2, seperti halnya film2, iklan yang penuh dengan obral aurat dan masih banyak lagi yang menuntun adrenalin tubuh terpacu dengan cepat. Bagi yang imannya tipi, hemmmm...siap2 dech jadi korban. Salah satu solusi yang tepat adalah, media televisi seharusnya tidak lagi menay...