Langsung ke konten utama

Catatan, 18/11/2009 : Sekilas novel maverick

setelah beberapa hari baca satu buku akhirnya kelar juga. Dan supaya lebih ingat ceritanya aku iseng aja ceritakan ulang pada pengunjung blog ini tentang isi buku itu, tentunya secara ringkas aja donk.
Aku tuh abis baca novel terjemahan yang judulnya Maverick! ( Kisah seorang ibu menolak diagnosis autisme pada putranya) atau judul aslinya Maverick Mind : A Mother's story of solving the Mystery of her unreachable karya Chery L. Florence, Ph.D. Ini berangkat dari kisah nyata lho...

Novel ini menceritakan tentang kehidupan Chery yang merupakan seorang ahli pitalogi wicara dan bahasa medis pasca putra ketiganya yang bernama Whitney divonis oleh dokter sebagai seorang anak yang autis. Tentu saja vonis ini membuat chery sebagai seorang ibu sangat terpukul menerima keadaan putranya itu.

Namun chery adalah sosok ibu yang luar biasa, ia bangkit dan tidak mau terus dalam keterpurukan akibat kondisi anaknya. Iapun bangkit, seolah menabrak tembok ketika semua orang mengatakan lebih baik ia menyerah dengan keadaan karena putranya tetap saja akan seperti anak autis lainnya yang tidak akan pernah bisa belajar, ia justru memandang bahwa putranya baik2 saja dan akan bisa sepeti anak - anak yang tumbuh normal pada umumnya.

Dan dengan berbekal pengalaman dan keahlian pada profesinya iapun berusaha keras dan terus menerus untuk membuat whitney menjadi seperti anak normal lainnya. Tidak mudah memang, meski sepanjang kisah perjalanan mereka sekeluarga penuh dengan berbagai masalah. Tapi toh akhirnya chery bisa membuktikan bahwa anggapan orang terhadap whitney adalah salah besar.

kini, whitney yang dulu sewaktu bayi divonis autis oleh dokter kini adalah remaja 18 tahun yang menakjubkan, yang dulu awalnya adalah anak yang tuli, bisu dan sering tidak terkendali.

Dan lihatlah, saat inipun whitney bergabung dan bermain dalam tim futball kejuaraan negara bagian. Dan akan segera menyelesaikan tahun terakhirnya di SMA. Ia mengambil kelas kuliah pada musim panas ini, ke sekolah selama setengah hari dan di kampus setengah hari. Luar biasa bukan?!!!

Okkay, maaf kalo ceritanya kurang memuaskan karena aku belum begitu biasa menceritakan ulang dalam bentuk tulisan, lagian capek nih heheeee.....kalo mau belia aja bukunya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is me....

Huppppzz...hari ini kuliah cuma setengah hari mata kuliah perencanaan produksi. Biasalah dosen pada sibuuuuuuuuuk.... Ya udah dech pulang ke kost. Daripada cuma bengong kayak sapi ompong akhirnya ni tangan gatel juga buat utak atik laptop N jadilah blog ini. jadi kalo banyak kekurangan maaf dech, namanya juga baru belajar heheeee... Aku sengeja buat blog ini buat menyalurkan hobby nulis - nulis ( walaupun tulisanya masih ga bagus) soalnya disini aku bisa ngungkapin apa yang ada di pikiranku, entah itu aku lagi seneng, kesal, sedih atau lagi ingin beropini ya disinilah tempatku. Pokoknya disini aku bisa CurHat N CurPik dech..

Inspirasi Hari Ini : Kamis, 17 Juli 2014

Jam mengajar seperti hari – hari sebelumnya, setelah selesai bercuap – cuap menjelaskan materi pelajaran. Saya menuliskan rangkuman pelajaran di papan tulis untuk di catat oleh anak – anak. Tidak banyak, hanya lima baris kalimat. Tak tega rasanya membuat mereka terlalu banyak menulis, selain kasihan tangan mereka sakit saya juga khawatir mereka jadi cepat bosan. Entah karena masih dalam masa transisi dari kelas 1 ke kelas 2, atau karena sudah cukup lama libur membuat mereka jadi lebih lambat menulis dibanding saat mereka di kelas 1. Untuk menyiasatinya, saya memberikan batas waktu mereka dalam menulis, sehingga mereka termotivasi untuk adu cepat menulis, tentu saja saya tetap menekankan anak – anak untuk menjaga kerapian tulisannya. “Tujuh menit lagi….” Ucap saya sembari melihat jam tangan saya, yang sebenarnya tidak benar – benar saya perhatikan waktunya. “Whaaaaaa…” terdengar siswa saya mulai tidak sabar menyelesaikan tulisannya. Tak lama kemudian, “Lima me...

Seks Bebas Remaja, Nggak banget dech!

Maraknya kegiatan remaja sekarang dalam melakukan seks bebas di nengri ini nggak kepalang tanggung. Nggak cuma di kota aja lho, di kampung2 pun 'ritual' ini sudah menjadi hal yang banyak ditemukan kasusnya. Dua orang wanita hamil oleh satu laki2, atau seorang wanita hamil tapi nggak tahu lelaki mana yang menghamilinya. Yupz, parah banget kan pren?! Bahkan kasus2 seperti ini terjadi mulai dari kalangan masyarakat bawah sampai artis N pejabat sekalipun. Bahkan ada artis yang nggak malu2 nyatain kalo dirinya sedang hamil walaupun belum menikah (urat malunya udah putus kali yeeeeeeee) Penyebab maraknya gaya hidup seperti ini salah satunya adalah 'bergentayangannya' tontonan2 yang mengundang syahwat di media2, seperti halnya film2, iklan yang penuh dengan obral aurat dan masih banyak lagi yang menuntun adrenalin tubuh terpacu dengan cepat. Bagi yang imannya tipi, hemmmm...siap2 dech jadi korban. Salah satu solusi yang tepat adalah, media televisi seharusnya tidak lagi menay...