Assalamu'alaikum...
Udah lama banget kayaknya nggak nulis atopun copas sesuatu ke blog ini. Lain dari biasanya, kali ini aku coba memposting materi kuliahku (sebenarnya cuma merangkum dari berbagai sumber sich heheee...) bukan karena aku udah menguasai tentang materi yang satu ini lho, tapi cuma ingin berbagi N kebetulan aku ngambil pembahasan tentang Pneumatik dalam pembuatan projectwork tugas akhirQ, so menulis teori pneumatik ini adalah caraku untuk mengingat kembali tentang teori pneumatik, soalnya sebelum nulis aku harus baca..N karena baca, aku jadi ingat (at least ada yang nyangkutlah di kepala)..fyuuh aku bahkan udah lupa semester berapa terakhir kali aku belajar pneumatik..udah lupa2 ingat giti, makanya harus belajar lagi...
udah ah, basa basinya udah kebanyakan...Sorry pren! Langsung aja yuk, lets cekidot hehee. (^.^)
Apa sich Pneumatik itu?
Kata Pneumatik berasal dari bahasa Yunani.. Pneuma yang berarti 'udara' atau 'angin' istilah sistem pneumatik ditujukan untuk semua sistem yang bekerja/ yang tenaga penggeraknya menggunakan fluida dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja.\
Saat ini pemakaian pneumatik di bidang produksi telah mengalami kemajuan yang pesat, terutama pada proses perakitan, elektronika, pegolahan obat-obatan, makanan, minuman dan lainnya. Pemilihan penggunaan udara bertekanan (pneumatik) sebagai sistim kontrol dalam proses otomasinya, karena pneumatik mempunyai beberapa keunggulan, antara lain: udara yang merupakan fluida penggeraknya mudah diperoleh dari atmosfer, bersih dari kotoran dan zat kimia yang merusak, mudah didistribusikan melalui saluran (selang) yang kecil, aman dari bahaya ledakan dan hubungan singkat, dapat dibebani lebih, tidak peka terhadap perubahan suhu dan sebagainya.
Biasanya kita akan mudah mendapati penggunaan sistem pneumatik ini pada industri - industri makanan, minuman atau obat - obatan. Kenapa? Karena untuk menghindari makanan, minuman maupun obat2an yang diproduksi terkontaminasi oleh bahan2 berbahaya, seperti oli misalnya yang digunakan sebagai fluida penggerak dan sekaligus pelumas jika kita menggunakan sistem hidrolik....
Seperti pada sistem penggerak lainnya, sistem pneumatik juga punya kelebihan N kekurangan, diantaranya :
Kelebihan :
Udah lama banget kayaknya nggak nulis atopun copas sesuatu ke blog ini. Lain dari biasanya, kali ini aku coba memposting materi kuliahku (sebenarnya cuma merangkum dari berbagai sumber sich heheee...) bukan karena aku udah menguasai tentang materi yang satu ini lho, tapi cuma ingin berbagi N kebetulan aku ngambil pembahasan tentang Pneumatik dalam pembuatan projectwork tugas akhirQ, so menulis teori pneumatik ini adalah caraku untuk mengingat kembali tentang teori pneumatik, soalnya sebelum nulis aku harus baca..N karena baca, aku jadi ingat (at least ada yang nyangkutlah di kepala)..fyuuh aku bahkan udah lupa semester berapa terakhir kali aku belajar pneumatik..udah lupa2 ingat giti, makanya harus belajar lagi...
udah ah, basa basinya udah kebanyakan...Sorry pren! Langsung aja yuk, lets cekidot hehee. (^.^)
Apa sich Pneumatik itu?
Kata Pneumatik berasal dari bahasa Yunani.. Pneuma yang berarti 'udara' atau 'angin' istilah sistem pneumatik ditujukan untuk semua sistem yang bekerja/ yang tenaga penggeraknya menggunakan fluida dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja.\
Saat ini pemakaian pneumatik di bidang produksi telah mengalami kemajuan yang pesat, terutama pada proses perakitan, elektronika, pegolahan obat-obatan, makanan, minuman dan lainnya. Pemilihan penggunaan udara bertekanan (pneumatik) sebagai sistim kontrol dalam proses otomasinya, karena pneumatik mempunyai beberapa keunggulan, antara lain: udara yang merupakan fluida penggeraknya mudah diperoleh dari atmosfer, bersih dari kotoran dan zat kimia yang merusak, mudah didistribusikan melalui saluran (selang) yang kecil, aman dari bahaya ledakan dan hubungan singkat, dapat dibebani lebih, tidak peka terhadap perubahan suhu dan sebagainya.
Biasanya kita akan mudah mendapati penggunaan sistem pneumatik ini pada industri - industri makanan, minuman atau obat - obatan. Kenapa? Karena untuk menghindari makanan, minuman maupun obat2an yang diproduksi terkontaminasi oleh bahan2 berbahaya, seperti oli misalnya yang digunakan sebagai fluida penggerak dan sekaligus pelumas jika kita menggunakan sistem hidrolik....
Seperti pada sistem penggerak lainnya, sistem pneumatik juga punya kelebihan N kekurangan, diantaranya :
Kelebihan :
- Merupakan media/fluida kerja yang mudah didapat dan mudah diangkut. Udara dimana saja tersedia dalam jumlah yang besar N GRATISSS (Kecuali buat orang yang lagi sesak nafas, harus beli oksigen hehee..). Selain itu tidak memerlukan saluran balik karena udara bekas digunakan dapat dibuang bebas ke atmosfir, sedangkan pada sistem elektrik dan hidrolik memerlukan saluran balik.
- Dapat disimpan dengan mudah. Sumber udara bertekanan ( kompresor ) hanya menyerahkan udara bertekanan kalau udara bertekanan ini memang digunakan. Jadi kompresor tidak perlu bekerja seperti halnya pada pompa peralatan hidrolik.
- Bersih dan kering. Apabila terjadi kebocoran pada saluran, benda-benda kerja maupun bahan-bahan disekelilingnya tidak akan menjadi kotor oleh fluida. Dalam industri pangan , kayu , kulit dan tenun serta pada mesin-mesin pengepakan hal yang memang penting sekali adalah bahwa peralatan tetap bersih selama bekerja. Sistem pneumatik yang bocor bekerja merugikan dilihat dari sudut ekonomis, tetapi dalam keadaan darurat pekerjaan tetap dapat berlangsung. Tidak terdapat minyak bocoran yang mengganggu seperti pada sistem hidrolik.
- Tidak peka terhadap suhu
- Aman terhadap kebakaran dan ledakan
- Tidak diperlukan pendinginan fluida kerja
- Rasional (menguntungkan)
- Kesederhanaan (mudah pemeliharaan)
Komentar
Posting Komentar