Langsung ke konten utama

Oooooppzzz...mata gw GATELLL!!!



Akhirnya hari ini aku bisa UTS sistem hidrolik dengan tersenyum, Alhamdulillah ujiannya open book (tapi tetap aja siy otak rasanya ngepul...) tapi syukurlah Allah telah memberi kemudahan, n untuk masalah hasil kembalikan pada-Nya, yang penting usaha sudah dimaksimalkan.
Nah, selesai ujian sekitar jam 12.30 kemudian dilanjutkan dengan makan siang di tempat biasa depan gerbang kampus, truz abis itu pulang dech.

Waktu nyampe ke kost, langsung aja nongkrongin facebook eiiiitzzz...ga lama temen ngajakin pergi ke DT (Daarut Tauhid), awalnya siy aku nggak mau cz masih capek N di luar puaaaaanass banget. Tapi akhirnya aku ikut juga dech, kalo dipikir - pikir mumpung ada waktu luang lagian jarang2 lho kami ber4 (satu kost) punya waktu kosong bareng jadi ya itung2 untuk menumbuhkan ruh jama'i.

Uuuugh...ternyata emang bener, udara diluar emang lagi nggak bersahabat puaaaaaaanaaaasss..menuju tempat angkot truz naik angkot Cimahi - Ledeng sampe daerah KPAD (kaleee aja ada yang mau kesono heheheeee...jadi ta kasih tau). Setelah turun di KPAD harus jalan lagi dech ke daerah DT cz angkotnya ga sampe situ c...
Huh setelah berjalan penuh perjuangan n tetesan keringat (kumat dech lebay...lebay...) akhirnya nyampe juga dech, kami langsung menuju masjid daruut tauhid cz waktu dateng bertepatan dg waktu ashar.

Sambil nungguin temen yang sholat ashar (kebetulan aku n satu temenQ lagi ga sholat) kami meratiin orang2 yang lalu lalang...Subhanallah...rasa penat n kepanasan lagsung menguap...buuussshhh,,entah terbang kemana tu capek gara2 ngeliat wajah2 teduh orang2 yang hilir - mudik. Subhanallah...para wanitanya mengenakan pakaian yang tertutup rapi, berjalan dengan buku ataupun al Qur'an ditangannya, saling berbagi senyum pokoknya tenang banget dech rasanya. Yupz...ternyata ga sia2 aku milih ikut, lama juga rasanya aku nggak kesini...
Suasananya enak banget, mata jadi sejuk (coba dech nongkrong di BIP or pasar baru...pasti mata bukan jadi sejuk tapi malah gatel or kelilipan heheheeee...) dari dalam mesjid sayup2 terdengar aa Gym menyampaikan tausiyahnya.

Setelah beberapa lama, akhirnya temen yang ditunggu udah selesai sholat dan kami meneruskan jalan2 berkeliling daerah DT sambil hunting kerudung (^_^)....setelah selesai hunting kerudung kami berencana pulang karena udah sore, tapi karna laper n haus jadi mampir dulu isi bensin, oooopzz! salah, maksudnya isi perut.

Oo...owww...! Lagi asyik makan, ga taunya ada pemandangan yang mau nggak mau mengusik n menghentikan obrolan kami. Di depan warung mie ayam tempat kami makan, ada sepasang remaja (sepertinya siy sekitar SMP atau kelas 1 SMA gt, masih dengan seragam lengkap). Dilihat dari seragamnya bisa ditebak bahwa mereka ber2 sekolah di sekolah berlabel islam, si akhwat berpakaian tertutup lengkap n sulit bagi untuk percaya kalo mereka berdua pacaran. Kayaknya mereka lagi bingung pengen cari tempat makan yang pas. Awalnya si akhwat tadi agak ragu mau masuk warung karena ngeliat mata kami yang terus meratiin tingkah mereka berdua dari tadi. Tapi akhirnya dengan agak ragu ia masuk juga karena terus di paksa sama teman cowoknya.

Awalnya siy, aku dan teman2 mencoba berhusnudzon kalo itu adalah saudaranya. tapi semakin kami perhatikan tingkah mereka yang jaraknya sangat dekat dengan meja kami, semakin sulit kami untuk teruz berhusnudzhon. Kami awalnya mencoba menegur secara ga langsung dengan berdehem agak keras (kayak di TV2 gt...) atau ngobrol2 tentang pacaran dalam islam. dengan volume dinaikin. Tapi kayaknya mereka masih terus asyik tuch (serasa dunia milik berdua kaleeee...) akhirnya salah seorang temenku matanya udah gatel ngeliatnya, jadi langsung aja dech dia berdiri n memberanikan diri manggil si akhwat n kemudian diberi pengertian baik2 kalo apa yang mereka lakukan itu nggak pantes apalagi di tempat umum kayak gini... n kami yakin si akhwat itu sebenarnya udah tahu tapi belum paham atau mungkin khilap. N Alhamdulillah si akwat bisa terima (manut aja...)

Yupz, itulah buah dari pendidikan sekuler. Walaupun sekolah berlabel islam tapi toh kurikulumnya tetap aja sama, cuma beda dikit. Jadi lagi2 kita dihadapkan pada fakta dari diterapkannya sekulerisme dan liberalisasi di dunia pendidikan. Para orang tua belum bisa merasa aman walaupun anak2nya sudah dimasukkan ke sekolah2 islam, karena kurikulum yang diterapkan masih sekuler bukan kurikulum berbasis akidah islam. jadi wajar kalo generasi yang dihasikanpun kebanyakan sekuler...yang ketika di sekolah atau di rumah menjadi anak yang soleh/solehah tapi ketika diluar mereka tetap gaul bebas seperti remaja kebanyakan! Dan bagaimana bisa menerapkan sistem pendidikan berbasis akidah islam jika sistem yang dipakai di negri kita tercinta ini masih sistem kapitalisme - sekuler. jadi ya mau gimana lagi, kita nggak punya pilihan yang selain menuntaskan dari akar masalahnya, yaitu mengganti sistem yang sudah rusak ini dengan sistem ISLAM!
Okkay pren!!! Siap berjuang untuk kembali melanjutkan kehidupan Islam N membentuk generasi2 masa depan dambaan umat N menjadi umat terbaik??!
jadi pejuang, atau pecundang?? Cuma kamu yang tahu jawabannya!

Sesudah itu, kami pulang deeeeh....Oooooooooooowwwhhhzzzz...melelahkan tapi menyenangkan plus membingungkan !!! Biar capek, tapi aku sempat2in aja buat nulis numpahin seluruh uneg2 dikepalaku (^_^)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is me....

Huppppzz...hari ini kuliah cuma setengah hari mata kuliah perencanaan produksi. Biasalah dosen pada sibuuuuuuuuuk.... Ya udah dech pulang ke kost. Daripada cuma bengong kayak sapi ompong akhirnya ni tangan gatel juga buat utak atik laptop N jadilah blog ini. jadi kalo banyak kekurangan maaf dech, namanya juga baru belajar heheeee... Aku sengeja buat blog ini buat menyalurkan hobby nulis - nulis ( walaupun tulisanya masih ga bagus) soalnya disini aku bisa ngungkapin apa yang ada di pikiranku, entah itu aku lagi seneng, kesal, sedih atau lagi ingin beropini ya disinilah tempatku. Pokoknya disini aku bisa CurHat N CurPik dech..

Inspirasi Hari Ini : Kamis, 17 Juli 2014

Jam mengajar seperti hari – hari sebelumnya, setelah selesai bercuap – cuap menjelaskan materi pelajaran. Saya menuliskan rangkuman pelajaran di papan tulis untuk di catat oleh anak – anak. Tidak banyak, hanya lima baris kalimat. Tak tega rasanya membuat mereka terlalu banyak menulis, selain kasihan tangan mereka sakit saya juga khawatir mereka jadi cepat bosan. Entah karena masih dalam masa transisi dari kelas 1 ke kelas 2, atau karena sudah cukup lama libur membuat mereka jadi lebih lambat menulis dibanding saat mereka di kelas 1. Untuk menyiasatinya, saya memberikan batas waktu mereka dalam menulis, sehingga mereka termotivasi untuk adu cepat menulis, tentu saja saya tetap menekankan anak – anak untuk menjaga kerapian tulisannya. “Tujuh menit lagi….” Ucap saya sembari melihat jam tangan saya, yang sebenarnya tidak benar – benar saya perhatikan waktunya. “Whaaaaaa…” terdengar siswa saya mulai tidak sabar menyelesaikan tulisannya. Tak lama kemudian, “Lima me...

Seks Bebas Remaja, Nggak banget dech!

Maraknya kegiatan remaja sekarang dalam melakukan seks bebas di nengri ini nggak kepalang tanggung. Nggak cuma di kota aja lho, di kampung2 pun 'ritual' ini sudah menjadi hal yang banyak ditemukan kasusnya. Dua orang wanita hamil oleh satu laki2, atau seorang wanita hamil tapi nggak tahu lelaki mana yang menghamilinya. Yupz, parah banget kan pren?! Bahkan kasus2 seperti ini terjadi mulai dari kalangan masyarakat bawah sampai artis N pejabat sekalipun. Bahkan ada artis yang nggak malu2 nyatain kalo dirinya sedang hamil walaupun belum menikah (urat malunya udah putus kali yeeeeeeee) Penyebab maraknya gaya hidup seperti ini salah satunya adalah 'bergentayangannya' tontonan2 yang mengundang syahwat di media2, seperti halnya film2, iklan yang penuh dengan obral aurat dan masih banyak lagi yang menuntun adrenalin tubuh terpacu dengan cepat. Bagi yang imannya tipi, hemmmm...siap2 dech jadi korban. Salah satu solusi yang tepat adalah, media televisi seharusnya tidak lagi menay...