Langsung ke konten utama

Peta Impian

Impian akan mengarahkan kita kemana akan melangkah, bagaimana akan berbuat dan bersikap. Dengan impian kita akan tau dimana titik akhir dari perjuangan. Dan segera setelah mencapai impian itu, kita dapat menggantikannya dengan impian lain yang belum tercapai.

Sahabat, dalam meraih impian, kita perlu strategi dan peta. Sehingga saat berjalan dan bertemu dengan hambatan, kita dapat memilih untuk melompatinya ataukah memutarinya dan mengambil jalan lain. Tanpa mengubah impian, hanya mengubah arah jalan saja.

Bayangkan anda berada di tengah samudera di atas sebuah speedboat. Lima puluh kilometer di depan anda adalah sebuah pulau, dan di pulau itu terdapat semua yang anda inginkan dan cita-citakan. Semua impian anda. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan itu semua adalah sampai ke pulau tersebut. Pulau itu ada di belakang cakrawala. Tapi cakrawala yang mana…?

Masalahnya adalah anda tidak punya kompas, peta, radio, telepon, dan anda tidak tahu mana arah ke pulau tersebut. Arah yang salah akan membuat anda melenceng jauh sekali dari pulau impian, sementara di sekeliling anda yang terlihat cuma laut dan langit. Dalam dua jam, anda bisa saja telah sampai di pulau impian. Tetapi bila anda salah arah – anda bisa kehabisan bahan bakar sebelum bisa mencapai pulau impian.

Hidup tanpa tujuan yang jelas, tanpa mengetahui dan mengerti kegunaan hidup anda – adalah sama dengan dilema pulau impian. Semua impian anda sebenarnya bisa tercapai, namun untuk mencapainya anda harus mengetahui peta impian. Yaitu apa, di mana, dan bagaimana mencapainya. Anda mutlak mengetahui arah untuk mencapainya. Tentukan peta anda sekarang – untuk dapat mencapai impian anda. Buat seteliti dan seakurat mungkin – dan selanjutnya anda tinggal mengarahkan speedboat anda ke pulau impian… Untuk selanjutnya, Anda meraihnya, merengkuhnya, dan tersenyum dengan bangga, “Inilah impianku, dan aku telah mendapatkannya.”

Sahabat, berhentilah sejenak dan mari kita saling mendoakan,doa untuk sahabat kita, orang tua kita, orang yang kita cintai, serta tak lupa admin web ini . Semoga peta menuju impian hidup yang kita rancang, diridhoi Allah SWT. Kita sadari tubuh kita, nyawa kita dan nafas kita, sepenuhnya adalah miliknya. Tiada satupun peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita, tanpa ridhoNya. Selamat berjuang sahabat… Impian itu, sudah rindu untuk kita rengkuh, dan kita peluk.

Terima kasih..
Salatiga, 20 Desember 2009
Admin
http://www.resensi.net/peta-impian/2009/12/20/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

This is me....

Huppppzz...hari ini kuliah cuma setengah hari mata kuliah perencanaan produksi. Biasalah dosen pada sibuuuuuuuuuk.... Ya udah dech pulang ke kost. Daripada cuma bengong kayak sapi ompong akhirnya ni tangan gatel juga buat utak atik laptop N jadilah blog ini. jadi kalo banyak kekurangan maaf dech, namanya juga baru belajar heheeee... Aku sengeja buat blog ini buat menyalurkan hobby nulis - nulis ( walaupun tulisanya masih ga bagus) soalnya disini aku bisa ngungkapin apa yang ada di pikiranku, entah itu aku lagi seneng, kesal, sedih atau lagi ingin beropini ya disinilah tempatku. Pokoknya disini aku bisa CurHat N CurPik dech..

Inspirasi Hari Ini : Kamis, 17 Juli 2014

Jam mengajar seperti hari – hari sebelumnya, setelah selesai bercuap – cuap menjelaskan materi pelajaran. Saya menuliskan rangkuman pelajaran di papan tulis untuk di catat oleh anak – anak. Tidak banyak, hanya lima baris kalimat. Tak tega rasanya membuat mereka terlalu banyak menulis, selain kasihan tangan mereka sakit saya juga khawatir mereka jadi cepat bosan. Entah karena masih dalam masa transisi dari kelas 1 ke kelas 2, atau karena sudah cukup lama libur membuat mereka jadi lebih lambat menulis dibanding saat mereka di kelas 1. Untuk menyiasatinya, saya memberikan batas waktu mereka dalam menulis, sehingga mereka termotivasi untuk adu cepat menulis, tentu saja saya tetap menekankan anak – anak untuk menjaga kerapian tulisannya. “Tujuh menit lagi….” Ucap saya sembari melihat jam tangan saya, yang sebenarnya tidak benar – benar saya perhatikan waktunya. “Whaaaaaa…” terdengar siswa saya mulai tidak sabar menyelesaikan tulisannya. Tak lama kemudian, “Lima me...

Seks Bebas Remaja, Nggak banget dech!

Maraknya kegiatan remaja sekarang dalam melakukan seks bebas di nengri ini nggak kepalang tanggung. Nggak cuma di kota aja lho, di kampung2 pun 'ritual' ini sudah menjadi hal yang banyak ditemukan kasusnya. Dua orang wanita hamil oleh satu laki2, atau seorang wanita hamil tapi nggak tahu lelaki mana yang menghamilinya. Yupz, parah banget kan pren?! Bahkan kasus2 seperti ini terjadi mulai dari kalangan masyarakat bawah sampai artis N pejabat sekalipun. Bahkan ada artis yang nggak malu2 nyatain kalo dirinya sedang hamil walaupun belum menikah (urat malunya udah putus kali yeeeeeeee) Penyebab maraknya gaya hidup seperti ini salah satunya adalah 'bergentayangannya' tontonan2 yang mengundang syahwat di media2, seperti halnya film2, iklan yang penuh dengan obral aurat dan masih banyak lagi yang menuntun adrenalin tubuh terpacu dengan cepat. Bagi yang imannya tipi, hemmmm...siap2 dech jadi korban. Salah satu solusi yang tepat adalah, media televisi seharusnya tidak lagi menay...